Contoh Text News Item Bahasa Inggris beserta artinya




Karawang Proclamation Monument, Forgotten History Witness



Karawang which in Sundanese means 'full of holes' is one of the districts in West Java. Karawang, commonly called City of the base of the str uggle, holds many historical records. One of them is the Rengasdengklok event.

The Rengasdengklok incident was the kidnapping of a number of young people against the first President of the Republic of Indonesia Soekarno or better known as Bung Karno and his Deputy Mohammad Hatta. The two proclaimers were exiled at the house of Djiaw Kie Siong.

In addition, the Rengasdengklok area was also the headquarters of the Defenders of the Motherland (PETA) which is now used as the Proclamation Monument. Unfortunately, the historical place in Rengasdengklok is not well maintained by the local and central government.



Translate :

Tugu Proklamasi Karawang, Saksi Sejarah yang Terlupakan

Karawang yang dalam Bahasa Sunda berarti 'penuh dengan lubang' merupakan salah satu kabupaten di Jawa Barat. Karawang yang biasa disebut Kota Pangkal Perjuangan ini menyimpan banyak catatan sejarah. Salah satunya Peristiwa Rengasdengklok.

Peristiwa Rengasdengklok adalah peristiwa penculikan yang dilakukan sejumlah pemuda terhadap Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno atau yang lebih dikenal Bung Karno dan Wakilnya Mohammad Hatta. Kedua tokoh Proklamator tersebut diasingkan di rumah Djiaw Kie Siong.

Selain itu, daerah Rengasdengklok juga pernah menjadi markas Pembela Tanah Air (PETA) yang sekarang dijadikan sebagai Monumen Tugu Proklamasi. Sayangnya, tempat bersejarah di Rengasdengklok itu tidak dipelihara dengan baik oleh pemerintah daerah maupun pusat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bapak Madi sang Penjual Es Tape Ketan

Manfaat pada tanaman sirih merah yang jarang diketahui

Skandal Bullying