Mutu Pendidikan di Tengah Pandemi
Ahmad Reyhan Nashih
119050034
Indonesia punya tantangan besar dalam penanganan covid-19. Dari semua aspek yang terkena imbas covid-19 ini, aspek pendidikan pun terkena imbasnya. Pandemi covid-19 memaksa kebijakan physical distancing (menjaga jarak fisik) untuk meminimalisir persebaran covid-19. Physical distancing sangat berdampak pada aspek pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan kebijakan belajar dari rumah, pembelajaran daring atau online dan disusul dengan peniadaan Ujian Nasional (UN) untuk tahun ini. Namun mekanisme yang berlaku ini membuat pendidik, siswa, bahkan orangtua kaget. Tetapi kebijakan ini harus diterima karena kebijakan ini diupayakan untuk memutus mata rantai covid-19 di tengah masyarakat. Metode pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang diterapkan pemerintah dianggap sebagai tantangan tersendiri.
Menjaga kualitas pendidikan menjadi tantangan nyata di tengah terus berlangsungnya pandemi corona atau covid-19. Proses belajar mengajar antara pendidik dan peserta didik yang semula dilakukan melalui interaksi langsung kini tidak lagi dapat dilakukan. Interaksi langsung di ruang kelas antara guru dan murid harus dibatasi bahkan ditiadakan sama sekali demi mencegah penyebaran virus. Akibat dari pandemi ini kegiatan belajar mengajar (KBM) secara mendadak dijalankan dengan menggunakan sistem belajar jarak jauh.
Akan tetapi seiring berjalannya waktu dengan proses KBM jarak jauh ini masih menimbulkan masalah-masalah yang cukup memprihatinkan, pasalnya tidak semua wilayah di daerah Indonesia mencakup sinyal jaringan yang kuat. Tidak semua guru dan murid, terlebih di daerah-daerah terpencil belum memiliki perangkat yang memenuhi syarat kelayakan bagi pelaksanaan aktivitas daring, karena fasilitas jaringan internet yang menjamin keterhubungan antara guru dan murid pun belum merata keberadaannya di seluruh pelosok tanah air.
Pemerintah diharapkan dapat dapat selalu melakukan inovasi pendidikan sebagai upaya menghadapi covid-19, agar proses pendidikan tetap berjalan sesuai kurikulum dengan cara iswa dapat efektif belajar dirumah dan disisi lain antisipasi penyebaran covid-19. Namun yang pasti pemerintah daerah, sekolah, dan pendidik harus siap dengan segala kemungkinan, dan selalu berinovasi mencari solusi disetiap permasalahan pendidikan, dengan harapan semoga pandemi covid-19 ini segera berakhir.

Komentar
Posting Komentar