Skandal Bullying


  

    Akhir-akhir ini, marak sekali kasus bunuh diri yang disebabkan dengan bullying. Mungkin diantara kita juga pernah mendapatkan bullying atau perundungan, atau bahkan diantara kita menjadi salah satu orang yang pernah membully. Bullying memang sudah bukan hal yang aneh lagi, tetapi perlu ditegaskan bahwa bullying itu tidak baik, bahkan dampak bullying adalah membuat para korban merasa benci terhadap dirinya sendiri, mereka merasakan ketakutan menghadapi dunia luar sehingga mereka mengurung diri dirumah, mereka juga akan merasa depresi,dan stress yang mempengaruhi kesehatan mereka. Yang paling parah adalah mereka memutuskan untuk bunuh diri karena tidak tahan lagi.




Lalu, bagaimana caranya jika kita melihat seseorang di bully??

1. Catat setiap kejadian
Catat setiap peristiwa  yang kamu saksikan setiap harinya. Catat apa saja yang dilakukan dan dikatakan oleh pelaku bullying kepada korban. Kamu tidak perlu terus menerus mengawasi hingga dicurigai, kamu hanya perlu mencatat apa yang kebetulan kamu  saksikan. Jangan hanya mencatat ketika para pelaku ini melakukan kekerasan berupa fisik. Catat juga hal-hal yang berkaitan dengan tindakan bullying seperti mengacak-acak tas korban, menyebarkan fitnah, dan sebagainya.

2. Kumpulkan barang bukti
Jika Anda melihat bullying dan menemukan sesuatu yang bisa menjadi barang bukti baik berupa rekaman, foto, atau benda, simpan barang bukti itu sebaik mungkin. Kamu tidak akan pernah tahu kapan kamu akan memerlukannya nanti.  Buat folder khusus di laptop atau ponsel untuk menyimpan barang bukti ini. Jika barang bukti berupa benda, simpan di tempat khusus untuk menyimpannya. Pastikan kamu menyimpannya di tempat aman. Selain itu, tidak perlu memberi tahu banyak orang kalau kamu sudah mengumpulkan banyak barang bukti. 

3. Alihkan perhatian pelaku bullying atau korbannya.
Ketika bullying terjadi, kamu tidak perlu beraksi dengan heroik untuk menyelamatkan korban dari situasi tersebut. Yang ada malah ego pelaku terluka sehingga ia akan membalas dendam dengan cara yang tak terduga.

4. Mencari bantuan.
Harus diakui, berat rasanya untuk membantu korban bullying seorang diri. Inilah mengapa penting bagi kamu untuk mencari dukungan dan bantuan dari orang-orang yang juga sudah geram melihat bullying dilakukan setiap hari. Semakin banyak bantuan yang berhasil kamu himpun, lama-lama si tukang bully akan kalah jumlah. Hal ini juga akan membantu korban agar tidak merasa sendirian apalagi sampai dikucilkan.

5. Bicaralah pada seseorang yang bisa menghentikan aksi bullying.
Para korban bullying seringkali merasa takut untuk berbicara, mereka takut tidak akan kamu yang membela atau merasa diabaikan jika mereka berbicara mengenai hal ini. Kalau hal ini yang memang terjadi, kamu bisa secara langsung berbicara pada seseorang yang kamu rasa bisa menghentikan aksi bullying ini.

Sumber

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bapak Madi sang Penjual Es Tape Ketan

Manfaat pada tanaman sirih merah yang jarang diketahui